Posted tagged ‘Religi’

MEMBANGUN NAGORI UNTUK CINTA DAN TAKUT HANYA KEPADA ALLAH SWT

March 3, 2009

Photobucket

oleh : Anwal, Malaysia

Wabah penyakit paling parah, berbahaya dan kronis yang menimpa dunia saat ini ternyata bukanlah sakit jantung, kanker, tumor, paru-paru, flu burung atau yang lainnya. Karena penyakit-penyakit yang disebutkan tersebut, jika si penderitanya sabar dan redha kepada Allah maka akan mejadi penghapus dosa-dosanya dan mendapat nilai di sisiNya.Lalu apa sebenarnya wabah penyakit yang kronis menimpa dunia hari ini? Penyakit ini sering tidak dianggap penyakit karena dia bersifat ruhani atau maknawi, nama penyakit ini adalah penyakit tidak takut dan tidak cinta pada Allah SWT.

Tidak takut dan tidak cinta pada Allah adalah penyakit besar yang sedang melanda dunia saat ini. Orang yang tidak takut dan tidak cinta pada Allah, kalau dia tidak berbuat jahat pada orang lain, dia tetap dianggap jahat secara hakikatnya. Paling tidak menurut pandangan Allah. Jika menurut pandangan manusia, selagi kejahatan itu belum dilahirkan dan terjadi, dia belum dianggap jahat. Tetapi di sisi Tuhan, ia tetap dianggap jahat sebab sumber kejahatan itu sudah ada pada dirinya.

Bila manusia terjangkit penyakit tidak takut dan tidak cinta Tuhan artinya (more…)

Senyum adalah Ibadah

November 26, 2008

Photobucket

Apa yang anda rasakan dikala seseorang yang anda sapa membalas dengan senyuman, kemudian mengucapkan salam, menyapa anda kembali dengan sopan dan santun? Bandingkan dikala seseorang yang anda sapa, dengan raut wajah datar bahkan tak menoleh? Dibalas dengan raut wajah datar saja, anda bakal mengeluh,”sombong amat”. Tapi jangan berprasangka buruk dulu, mungkin dia lagi sakit atau sedang menghadapai masalah berat. Tetapi bagaimanapun, yang membalas dengan senyuman tetap akan melekat dihati anda, karena sesungguhnya tersenyum itu adalah ibadah.

Seberapa banyak energy yang kita keluarkan? Ternyata tak seberapa, tetapi manfaatnya dihati anda setinggi gunung, tak bisa dinilai karena hati yang merasakan. Hati akan tetap mengenangnya meski anda mendapat senyuman hanya sekejap. Perhatikanlah pelayanan karyawan pada beberapa hotel mewah, modal menarik pelanggan/pengunjung salah satunya adalah dari senyuman. Front officer akan dengan ramah seraya memberikan senyuman menyapa anda. Penyaji makanan akan mempersilakan anda makan dengan senyuman terlebih dahulu, baru berkata,”silakan pak/buk”. Modalnya hanya senyuman. Artinya, tak rugi memberikan senyuman, bahkan menambah kaya sang pengusaha hotel.

Ia juga tak dapat dibeli, tak dapat dipinjam, ditiru atau dicuri. Ia akan datang dari dalam hati karena ia adalah ibadah. Spontan bagi yang ikhlas, dan terkesan dibuat-buat bagi yang tidak ikhlas. Ia juga tidak akan berguna sampai saatnya kita  berikan pada orang lain.

Tersenyumlah pada sesama, didalamnya ada kemuliaan hati orang yang memberikannya, karenanya anda telah beribadah.

Kewajiban Berjilbab

November 3, 2008

Photobucket

Walaupun Undang-Undang Pornografi telah disahkan, secara lokalistik tentu tidak memberikan dampak atau gejolak dari masyarakat kita di Simpang Sugiran. Kenapa demikian? Bukankah selama ini kita telah menjalankan syariat-Nya, meskipun dalam berbagai sisi kehidupan masih terdapat ketimpangan-ketimpangan yang perlu di perbaiki? Tidak saja penyakit masyarakat tetapi juga budaya berpakaian yang sedikit banyak juga telah dipengaruhi oleh tren masa kini kaum muda. Lantas, apa komentar kaum muda (adik-adik, sanak kemenakan kita) jikalau kita mengingatkan mereka akan pakaian yang mereka pakai kurang sopan? Sepertinya mereka akan mengatakan ini,”Bontuak indak mancubo mudo ajo amak mah”.

Nah, kata-kata mereka mengundang analisa yang berbagai macam. Apakah kaum muda perlu diberi kesempatan untuk seperti itu dulu, nanti setelah dewasa baru merubah penampilannya? Atau tanggung jawab kita untuk memberikan suntikan rohani agar mereka sedikit demi sedikit meribah cara berpikir seperti itu? Sepertinya kita lebih setuju dengan opsi yang kedua, walaupun zaman kita dulu mencoba opsi yang pertama pada beberapa kalangan dan musim kehidupan.

Menyikapi hal di atas, telah dijelaskan di dalam Al-Qur’an Surat Al-Ahzab (33): 59 sebagaimana dituangkan Rokhmat S. Labib, M.E.I. mengenai kewajiban berjilbab.

Sabab Nuzul
Dikemukakan Said bin Manshur, Saad, Abd bin Humaid, Ibnu Mundzir, dan Ibnu Abi Hatim yang bersumber dari Abi Malik: Dulu istri-istri Rasulullah saw. keluar rumah untuk keperluan buang hajat. Pada waktu itu orang-orang munafik mengganggu dan menyakiti mereka. Ketika mereka ditegur, mereka menjawab, “Kami hanya mengganggu hamba sahaya saja.” Lalu turunlah ayat ini yang berisi perintah agar mereka berpakaian tertutup (more…)

RUU Pornografi akhirnya disahkan

November 3, 2008

gambar anak ketekOleh : Fadhly

Akhirnya Rancangan Undang Undang Pornografi disahkan. Walau menimbulkan gejolak pada beberapa daerah di Inodesia seperti Bali dan lainnya, juga oleh beberapa petinggi partai di DPR RI, ternyata pemerintah cukup arif dengan membuka kesempatan kepada berbagai kalangan untuk menyatakan protesnya. Tidak dalam bentuk kekerasan, tetapi dengan prosedur yang berlaku. Berikut proses lahirnya Undang-undang tersebut dalam Kompas, Jum’at 19 September 2008.

JAKARTA, JUMAT — Panitia Khusus Rancangan Undang-Undang Pornografi akan mengakomodasi seluruh kepentingan masyarakat. Karena itu, penyelesaian pembahasan RUU yang sudah hampir rampung ini akan dilakukan secara alami, tanpa tenggat yang mengikat.

Hal itu diungkapkan Wakil Ketua Pansus RUU Pornografi (more…)